Sedikit bumbu untuk kehidupan

Di tulisan ini gue akan sedikit menjelaskan hal-hal kecil yang terkadang sedikit mengganggu gue di kehidupan bersosial. Mungkin beberapa orang menganggap gue bermuka banyak karena kadang gue berpihak pada A, lalu besoknya berpihak kepada B, besoknya lagi setuju dengan pemikiran C, lalu bisa saja kembali berpihak ke A. Ketika orang-orang melihat hal tersebut mereka langsung menghakimi bahwa hal itu adalah sebuah inconsistency dari pendirian dan prinsip yang gue punya. Sebenernya mereka melupakan suatu hal penting tentang keberpihakan. Disaat gue memihak, gue tidak melihat sesuatu itu sebagai 'siapa' tetapi lebih ke 'apa' yg 'siapa' itu yakini. Ya benar gue tidak konsisten terhadap siapa yg gue bela, tp gue punya prinsip dasar di dalam diri yg konstan sehingga bisa menggolongkan sesuatu dari org tersebut apakah sesuai dan tidak sesuai dengan prinsip yg gue miliki. Disini bukan berarti gue menyatakan prinsip gue maha benar, point yg ingin gue sampaikan adalah kekonsistentan keberpihakan yg gue lakukan terhadap prinsip yg gue miliki. Prinsip itu adalah hasil kombinasi dari kesimpulan2 pelajaran yg telah didapatkan dalam hidup, bukan dari sesuatu yg dibaca dalam sehari atau dua hari.

Jadi tolong hentikan 
»»  Baca Selengkapnya